Jumat, 21 November 2014

Note 22nd November

Habis jalan-jalan sama teman-teman. Sampai di kost gosok gigi, duduk.
Ada hal-hal yang tetap ga bisa diungkapkan dan hanya digumulkan berdua dengan Tuhan.
Malam ini aku baca Yosua 3.
Dan diingatkan dengan kata-kata ini:

In this time of trial, pain that no one see, trust Me when I say I will give you perfect peace.
Though this life is hard, you’ll never walk alone...
No, i may not calm the storms around you! But you can hide in Me, cause I will give you perfect peace

 I will give you perfect peace

Jumat, 26 September 2014

Tulus, terimakasih



Untuk orang-orang yang begitu tulus hatinya

Tulus nya ga diucapkan dari mulut
Tapi terpancar, tanpa perlu kata-kata
Cukup menatap dan sedikit senyuman untuk meyakinkan.

Sesuatu yang sudah lama ga didapatkan, dari seorang teman
Ada rasa senang dan iri
Seandainya aku bisa setegar itu

Percayalah dalam hatiku mendoakanmu
bersyukur atas keadilan Tuhan masih menempatkan orang-orang tulus ditengah lautan manusia yang begitu tidak bisa dipercaya

teruslah tulus, sampai menular
menular kesekitarmu, sampai aku yang sekeras batu bisa melebur
dalam hati menerka apa yang harus ku lakukan
agar bisa seperti itu

hingga aku tak berdaya, kemana aku selama ini?
Seharusnya berada disekitar yang tulus
Agar saat ini bisa ikutan menular, bukannya ditulari
Tapi belum ketinggalan kan?
Sekali lagi, terimakasih sudah tulus

Jumat, 30 Mei 2014






 
“His presence has turned me into a porcelain doll–fragile, breakable, too fussy to be carried. Before that, I never knew a five-minutes facebook chat could consume so much energy.” – 


Wherever we’ve been, wherever we’re going, I’m content of this moment, knowing that we travel one more day together as… whatever.”



"It will be a goodbye with integrity and class.”
i never want this moment stop. Don't go, please





terimakasih telah kembali 5 menit dan membuat satu hariku begitu berarti.
selamat pergi lagi, jangan lupa kembali lagi kemudian tidak pergi lagi. selamanya. suatu saat.

Selasa, 13 Mei 2014

Dear Alen (part 2)

Dear Alen,


akhir2 ini teringattt terus.
i hate thinking bout you, terutama ngeliat post foto mesramu bersama pacar baru.
ah kamu disana,
mugkin sudah lupa aku.

tapi aku ngak.
6 tahun sudah berjalan len, tapi tiap detail ceritanya masih terus inget.
seminggu ini, kalau liat plat mobil aku hitungin sendiri jumlahnya, sampil tertawa sendiri, menangis.
ini mungkin memori ga berharga buatmu, tapi berbeda dari sudut pandangku.

len, 2 hari lagi aku ulangtahun, inget?
mungkin ngak. jarak kita terlalu jauh, jam tidur kita sudah berbeda. termasuk perasaan, kamu move on, aku belum.
6 tahun nunggu, miris ya.

kamu pernah nulis satu puisi tentang "peel an onion"
i totally agree with your words.  aku ngerasain, setiap irisan , sama seperti ngiris bawang, semakin diiris-iris, semakin perih.
aku ga mau stalking kamu, dan hanya berhasil 1 minggu, itupun begitu rindu. ah..semakin lihat kamu, semakin gemetar hatiku, andai kamu tau.

tapi, kalau kamu tau, mungkin kamu ga mau tau.
yup, sepertinya perasaan ini hanya milikku sendiri.

orang bilang, jika mencintai seseorang kita harus rela, meskipun relakan yg dicintai pergi demi kebahagiaannya.
kamu tampak begitu bahagia di setiap fotomu, aku juga bahagia. tapi sedih.
aku bahagia kamu terlihat begitu menikmati hidupmu, aku bukannya mengeluh tentang hidupku, aku bersyukur bisa menikmati hidupku.
tapi masalahnya,
aku kangen kamu.

kapan bisa bertemu ? dan tepati janjimu?
aku masih terus nunggu,

Ribbons Unik from Mturhearts (Karya Ilmiah dengan penelitian dari kain)

Bayangin! ini udah tahun 2014 and i havent post anything yet this year -_-

dari Januari-Mei tgl 13(kemarin) itu jujur saja, "sibuk sibuk ngak"





Sooooo...... aku mau promosi sesuatu yang menarik !

waktu awal bulan aku udah bertekad untuk bisa menghasilkan uang sendiri tahun ini, kalo belum bisa banyak seengaknya uang jajan ga minta lagi (malu udah mau kepala 2 hahahaha) dan tau apa yg ku pikirkan? Yup! crafting <3
aahhh... i love spending lot of my times doing crafting things. terutama yang dari kain2.
so, dimulai dengan membeli beberapa meter kain, lem tembak, benang jahit , gunting dan clip akhirnya aku membuat Ribbon :D
you can find this stuffs at : @mturhearts on instagram

http://instagram.com/mturhearts



 














Packing









itu sekilas nya yaaa...

ehm.. fyi, ribbons nya "fully-made-from-hearts"

dijahit dengan hati2, dilem dengan penuh kegembiraan dan di packing dengan cinta. jadilah MturHearts Ribbons !!!! so unique and cute, trust me ^^


find yours juga yaaa.. di bio sudah ada contact order nya.http://instagram.com/mturhearts
untuk dipake pribadi, rame2 bareng temen, souvenirs ataupun koleksi juga bisaaaaa bgt.


harga?
aah.. terjangkau bgt lah untuk semua kalangan. 

 see you there ! 

xoxo,
Maria Tantri

Senin, 21 Oktober 2013


I hope she listen to every music you play better 
I hope she holds your hand  
Give you all her hours 
When she has the chance
Take you to dunkins cause I remember how much we love ice chocolate
Do all the things I should have done
When I was your girl
Do all the things I should have done 
When I was your girl

Kamis, 03 Oktober 2013

If I Die Tomorrow



Palembang, 30 September 2013

Halo. Puji Tuhan akhirnya aku punya kemauan untuk bangkit dari tempat tidur, ada ide melintas, buka laptop dan jadilah tulisan ini.

Hari ini aku baru pulang dari nonton pertandingan ISG di Jakabaring, pertandingan badminton. Indonesia kalah, tetangga sebelah yg banyak bawa emas. Padahal udh bela2 ini ga makan siang dan lagi sariawan dateng cuman buat dukung Indonesia.
sudahlaaah.........................

Kembali ke laptop.
Sebenernya mamaku beberapa kali bilang, kenapa kamu ga nulis buku aja nak? Kan banyak waktu senggang, daripada dipakai tidur. Aku pikir-pikir iya juga sih. Tapi ya gitu, salah satu kebiasaan yang sudah melumut itu, males. Dan lagi, apa aku bakat jadi writer ? hahaha.


                                           ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~


Seringkali kalau lagi dijalan mau pergi kesuatu tempat, aku banyak kepikiran mau bagiin pengalaman hidupku lewat nulis, ada-ada aja ide yang lewat kalau lagi dijalan. Anehnya, kalo udah mantep di depan laptop, whuuuuuss idenya hilang lagi, ketika udah selesai jalan-jalan,selesai jugalah ide (brilian) itu.

Ah!! Gak boleh! Ayo kita berusaha lanjut nulis lagi.

Aku gak pernah tau kapan dan bagaimana tulisan-tulisanku akan dibaca orang. Atau mungkin , bisa aja yang bakal baca hanya aku, orang yg diem-diem tau password laptopku dan kamu yang beruntung menemukan blog ku, hehehe.
Ditambah lagi tata cara penulisan Bahasa Indonesia ku yang ntah-salah-atau-acak-adul.

Tapi biarin deh, yang penting aku udah nulis, i love writing, apapun terjangan yang menghadang. 

Demi statusisasi kemakmuran ku dan labil ekonomi mahasiswi sepertiku (halah! Apasih)

                                            ~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Aku pengen cerita, seringkali aku ini gak tau diri. Aku hampir tiap hari lupa kalau suatu saat aku bakalan mati juga. Dan ketika aku tiba-tiba sadar bahwa aku akan mati, kepalaku langsung pusing, rasanya kayak muter-muter. Kenapa? Aku gak tau rasanya mati itu gimana. 
Lihat deh orang-orang yang udah duluan meninggal dari kita, kadang ada yang bilang “Orang itu udah sama Yang Diatas” “Dia sekarang lagi jalan ke Surga” bahkan ada yang tulis di karangan bunga “Selamat Jalan Sahabat”.

Apa sih yang dipikirin sama orang yang baru aja meninggal ? aku bingung, habis itu mereka langsung keatas atau gimana, siapa yang temenin mereka pas lagi jalan.

Aku benar-benar ga tau dan belum tau, tapi yang pasti kita semua akan tau dengan cara kita masing-masing.

Yang jadi pertanyaan meluap-lupa dibenakku, jadi aku harus ngapain dong sebelum tinggalin dunia?
Banyak yang jawab, pengen jadi orang yang berguna bagi sesama. Aku juga begitu.

Dari kecil aku punya cita-cita tinggi, mimpiku besar. Jadi orang pemberi dampak karena melakukan sesuatu bagi dunia-lah pokoknya.

Seiring perjalanan, sedikit demi sedikit sekali aku menyadari bahwa gak semudah hebusan nafasku untuk mewujudkannya. Kalian pernah begitu? Toss dulu dong.

Banyak faktor. Contoh simpel,  kenapa dulu aku gak masuk di smp atau sma international aja? Jadi mudah nanti waktu lulus. Tapi fakta gak pernah berubah, kenyataannya aku ga di sekolah bermerek internasional dengan predikat bagus dimata dunia. Itu aja udah tantangan. *hurts.
Aku gak menyesali sih darimana aku lulus sekolah, walaupun kita ga bisa baca masa depan, tapi pasti ada aja maksud Tuhan kenapa kita dimasukin ke sekolah A, B atau Z.

Bahkan hal yang berkali-kali aku selalu cerita ke orang, aku gak masuk universitas pilihanku. Serius, waktu ga keterima itu rasanya nyesss banget; nyesek, nyebelin dan nyebetein.

Keterimanya di kampus swasta di Palembang.
Kebayang jarak Singkawang-Palembang berapa jauh? Kalo dari peta sih kira-kira 5 menit juga palingan nyampe. Ah, sudahlah.

Setahun pertama aku down berat (kita share itu dilain waktu). Tempat ini 360 derajat beda dari kampung halamanku. 
Kalau mau dikeluhin satu-satu gak akan pernah terhitung berapa banyak kali aku pengen pergi, pengen pulang, atau kalau bisa sekolah ke luar negeri aja sekalian.

Bahakan saat aku lagi tulis tulisan ini, aku pengen ketemu mamaku.
                 Tuhan aku pengen cari tempat yang lebih menyeenangkan aja.

Gimana ya rasanya..  Kamu yang pernah jauh dari kamar dan orangtua selama bertahun-tahun pasti tau kan gimana.
Pengen nangis lagi kaan..           
Ah..

8:08 PM
Andai aja kita bisa atur hidup.

Itu dia masalahnya, kita ga bisa ngatur2. Kita gak tau dimana kita akan ditempatkan, kita ga bisa milih lahir di negara apa dan mau jadi apa. Sebel yah?
Tapi itulah kreatifnya Tuhan kita.

Aku rasa, kita semua di ajarin buat gak memandang ke bawah dan lurus sejajar.
Kalo kita lihat ke bawah, banyak hal yang bakal kita remehkan dan kita jadi orang ga tau diri karena selalu nyaman diposisi atas.
Lurus sejajar , emang mau hidup ni flat-flat aja? Datarrr terus. Kita mau jadi dampak bagi sekitar atau mendem gak kelihatan?

Kita ini diajarin untuk memandang ke atas. Kenapa gitu? Iya supaya kita tahu bahwa masih ada langit di atas langit.
Aku gak bisa ngatur jalan masa depanku gimana, kamu juga, jadi mari kita sama-sama memandang ke atas dan berserah kepada Tuhan.
Hal yang paling melegakan adalah ketika berserah ke Tuhan, karena kita tahu Dia pasti sediakan masa depan buat kita. Ada pengharapan, ada iman. Ada satu buku yang berjudul “ Iman adalah pengharapan terakhir” dan aku setuju.

Berserah bukan berarti kita diam aja tinggal tunggu Tuhan mau buat apa. Inget, Tuhan kasih pilihan sama Hawa buat makan buah pengetahuan baik dan jahat; walaupun pastinya Tuhan gak menghendaki hawa memakannya, tapi Tuhan diem aja waktu hawa putusin buat makan buah tersebut. Itu artinya kita punya kehendak bebas.

*ahh kotbah aja nih sih iia. geezzz.

Hei hei, bukan begitu.
Yang mau aku sampaikan itu maksudnya, Tuhan memang pasti kasih kita masa depan. Tapi masalahnya ketika masa depan yang baik itu sudah ditawarkan, apakah kita mau ambil dan siap lewatin proses nya atau tidak? Itu pilihan masing-masing. Yang jelas,

Jika seorang anak minta roti kepada ayahnya, apakah ia akan diberi batu? Jika ia minta ikan, apakah ia akan diberi ular berbisa? Tentu saja tidak! Dan jika kalian yang keras hati dan berdosa tahu bagaimana memberikan yang baik kepada anak-anak kalian, apalagi Bapa yang di surga. Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya. (Matius 7: 9-11)

Intinya, Bapa kita di Surga PASTI kasih yang terbaik.

Simpel nya gini,
Kalau orang tua kita bilang jangan merokok, kita turutin gak?
Kalau orang tua kita bilang jangan pakai narkoba, kita turutin gak?
Kalau orang tua kita bilang jangan seks bebas, kita dengerin atau cuek aja?

Maksudku disini, orang tua kita yang sudah hidup dalam Tuhan ya. Aku ga punya papa, tapi aku punya mama, aku punya juga papa rohaniku. Intinya itu, orang-orang yang membantu mendewasakan pemahaman kita akan Firman Allah.

Orang tua itu wakil Tuhan di dunia. Kita harus paham itu meskipun mereka kadang-kadang menyebalkan dan rasanya mereka gak tau dunia kita. I feel you bro. But, mereka juga manusia, tapi orang tua tetaplah wakil Tuhan karena kita itu “dipercayakan” Tuhan untuk dibesarkan oleh mereka, gimanapun cara didikan-nya.

Back to my point,
Intinya apakah nasehat itu kita dengerin?
Itu kan pilihan kita.
Sudah ditawarkan yang baik, tinggal pilih aja mau jalani resiko susah nya atau lurus terus nikmati sensasi sesaat.

Begitu juga dengan Tuhan kita. Mimpi kita besar, mau merubah dunia, mau memberi dampak.

Nah
Balik lagi, kita gak bakal tau meninggalnya kapan dan gimana, tapi masih ada waktu untuk jalanin tawaran masa depan yang  di kasih Tuhan. Sekarang.
Mulai dari hal sederhana, beresin sekolah nya dulu, jauhin hal-hal yang dilarang (tau kan maksudnya)

Hal-hal kecil kalau dikerjain dengan tanggung jawab, bakal dipercayakan banyak hal yang lebih besar ke kita.

Kamu, aku, kita semua ga bisa baca masa depan akan gimana.
Ayo jalanin sedikit-demi sedikit tawaran yang udah disediakan buat kita.


Love,
Maria Tantri

Rabu, 20 Maret 2013

Ice Chocolate - Dunkin Donouts

so this is me.
sitting around Dunkin Donouts, Palembang. alone.

my favorite habits since 5 years ago. 

my routine, my calmest moments..ever happened here.
this place make me fall in love, i met my lover here. i meet the most delicious ice chocolate.  i met you.




Kamis, 14 Februari 2013

Echo

You, sleeping in my arms,
why don't you hold up one hand
and cover the sunlight that's reflected in your eyes
Why didn't you say earlier
that this is love
That person who already stays by my side
I can't make him cry like me
What do I do about my poor love
Even if I shout and shout and shout
I can't erase you
I can only clutch to my hopeless lingering attatchments
Even if I pour and pour and pour you out
you're only going to fill my heart again
so I call for you again and again until my throat becomes hoarse
Even if I tell you I love you
I won't be able to have you
but you're the the one who's buried in my heart

Look at that sky in the distance
I can't go there
Your eyes burn
and it's like my heart breaking love

What do I do about my poor love
Even if I shout and shout and shout
I can't erase you
I can only clutch to my hopeless lingering attatchments
Even if I pour and pour and pour you out
you're only going to fill my heart again
so I call for you again and again until my throat becomes hoarse
Even if I tell you I love you
I won't be able to have you
but you're the the one who's buried in my heart

I love you I love you
till forever
even though I can't let you hear those words
I'm sorry I'm sorry
Until the day I close my eyes for the last time
I'll be crying, choked with longing
Even if I tell you I love you
I won't be able to have you
But you're already all that matters in my life

Kamis, 07 Februari 2013

He Ever Stayed ( At Least)

note : i love to describe things that related to my great stories..

And i will try to believe that it's fate
And i will miss you,
But it's far too late now,
i am done through,
Finished with crying for anyone,
And now i wonders..  why i ever stayed.

Do you stop to think it all through?
When you run to the love that you needed,
To pull through,
It ended too soon,
And you tried too hard and it's over between you,
Nothing compares to the love you shared,
But it's all just a story now.
And I hope you're both happy now,
As it all turned out : you never stayed.



https://soundcloud.com/leddra-chapman/story#play

Kamis, 24 Januari 2013

The Picure

The Picture..

gambar.
Pasti seru abis ya bisa buat gambar, menggambar.
Tapi sayangnya, nilai menggambarku ga pernah bagus sejak kecil. well.. yeah, tidak bakat . Mungkin begitu.

Gambarku selalu monotone, tapi ntah kenpa tidak pernah berhasil menjadi lebih baik :
dua buah gunung, satu matahari dengan sinar-sinar disekelilingnya, satu buah pohon, sebuah rumah dibawah kaki gunung yang disampingnya terdapat sebuah jalan serta sepasang manusia yang aneh namun terlihat begitu bahagia. oh ya. biasanya, kalau rajin, aku jug menambahkan beberapa petak sawah degan padi yang masih hijau. Selalu hijau, ntah kapan jadi kuning. aku baru terfikir sekarang. hehhe.

ini gambar ku waktu juara 1 lomba menggambar tingkat TK ^_^







never improve.
ga tau kenapa.

thanks God, my creator ga penah salah menggambar ku.
menciptakan ku serupa dan seturut gambarnya; kita semua. Kita semua indah, kita begitu unik.

Be Thankful !!



Maria Tantri.

Senin, 21 Januari 2013

Doing "Me Time"

My lovely Lord,
I want a break. I need quality time with You. Doing "Me Time" So, why don't we go outside ?
I'd like to share things to You.


I love eat.
Let's eat Sushi !! Yep, only You and me.


and... taraaaa!! Here we go.






love,laugh,cry, share things with YOU. Its all that i want today, everyday. (but.. free, please.)

Maria Tantri.


Kamis, 27 Desember 2012

Dreamer on Catcher

Well, sejujurnya aku kurang senang nulis. Nulis diary, buku, update status,termasuk juga blog. Menurutku tu yah, lebih afdol kalo dibicarain langsung, diperdebatkan secara terperinci dan udah..selesai. Beberapa kali pernah aku coba udah siapin buku buat nulis,ballpoint,pensil,tipe-x,de ell el..semuanyaa lengkap. eh pas baru duduk, pikiranku udah jalan kemana-mana, tambah lagi pas hp bunyi..lengkap deh. Misi menulis gagal. 
Pernah juga beberapa kali udah login ke blogspot buat nulis, materi udah ada di kepala, tapi 5 menit..10 menit.. tanganku berbuat salah (halah!) dengan menggerakkan mouse ke link "TUTUP" hahaha. Gagal Total. Tulisan ku yang malang berakhir sebagai draft.

Tapi ntah kenapa pagi ini, rasanya pengen aja nge-post. Udah ada blog pribadi kok, ya gunain aja. Hitung-hitung belajar hohohohohho..

Dengan semangat yang menggebu-gebu, kali ini aku pengen ngobrol tentang "Dreamer on Catcher", penangkap mimpi,peraih mimpi..

Guys, inget ga cita-cita kalian waktu kecil apa? Kalo aku tuh ya banyaaaaak bgt dan berubah-ubah sesuai pertambahan usia. Doaku waktu usia 4 tahun, pengen bgt punya tinggi 170cm supaya bisa jadi model, trus pengen jadi perawat, pernah juga pengen jadi power rangers warna kuning (sampai-sampai aku dan 4 temanku udah bentuk tim power rangers loh).

Waktu kelas 5 sd akhirnya mimpiku mulai normal, pengen jadi dokter. Waktu SMP pengen jadi atlit bulutangkis, sampai-sampai sudah keluar masuk beberapa club di daerah Bogor dan Jakarta. Pernah menjuarai bulutangkis provinsi tingkat SD, pernah juga ikut sirkuit nasional, juara 1 se-kota..lumayan membanggakan deh. Tapi ntah kenapa lama kelamaan semuaya perlahan-lahan menghilang. Aku pernah juga pengen jadi intel, dan akhirnya saat SMA berakhir pada satu kesimpulan, Missionaris.

eng ing eeennng.... akhirnya luluslah dari SMA. and you know guys, aku ditolak perguruan tinggi 6 kali sampai hari ini. dan hijrah-lah aku ke Palembang. Serius nih ya, niatnya tuh ya cuman liburan, beneran deh. Liburan 1 minggu ke tempat sepupuku. Ga ada pikiran nyeleneh, sepupuku pernah nanya, "Ngapain pilih liburan ke Palembang?" jujur aja aku ga tau, rasanya pengen aja.

1 minggu lewat, 2 minggu...3minggu dan ntah bagaimana ceritanya aku lulus di perguruan tinggi swasta...di PALEMBANG !! Sesuatu yang ga kebayang.

Guys, tau gak.. waktu aku ditolak berkali apalagi setelah keluarin duit mamaku puluhan juta itu rasanyaa..duniaku runtuh. Malu, pengen menghilang, pengen nyebur,pengen mati,pengen ngomel2. Ketar-ketir deh. Tapi tetep aja, gayaku sok sok tenag, yang padahal udah ga tau harus ngapain. Mood ku waktu itu hanya pengen dikamar. Aku pikir, kesempatanku yang padahal tinggal selangkah lagi udah berakhir.

1 bulan, 2 bulan.. dan sampai sat tulisan ini aku post. Akhirnya aku menyadari sesuatu, sedikit demi sedikit sebenarnya aku sedang menuju ke mimpi ku. Missionaris.

Ikut pelayanan, belajar tata cara nyapu, ngepel. Merelakan diri untuk menjadi rendah, menyadari bahwa aku hanyalah seorang hamba Tuhan, yang tidak layak meuntut apa-apa. Pergi ke daerah2, pelukin ibu2 janda,melayani mereka.....sesuatu yang diluar dugaanku. Luar biasa Tuhan Yesus itu.

Enak gak? GAK ENAK BANGET. Proses itu ga enak.
But, as a dream catcher gak ada istilahnya kebetulan, lucky atau sesuatu yang tanpa usaha.

Pemimpin-pemipin besar dilahirkan berkat kerja keras mereka, kerja yang sangat keras.

Seperti Einstein yang bodoh dimasa kecilnya, usaha nya yang sangat keras menghasilkan sesuatu yang luar biasa jenius dan aku percaya itu. Apalagi kita yang notabene adalah sebagai anak-anak Tuhan.
Jika dia bisa, kita pasti bisa.

 Apa alasan kita? Keterbatasan fisik? Gender? Umur? Finance (keuangan) ? Kegagalan Masa lalu? Hey.. ayo buka mata lebar-lebar. 
>> Nih aku kasih link orang-orang dengan keterbatasan fisik yang sukses http://zulkifli19.wordpress.com/2012/09/22/7-atlet-sukses-dengan-keterbatasan-fisik/
>> Jaman sekarang juga ga pernah jadi masalah kalo mengenai gender. Banyak sekarang wanita-wanita yang berhasil enjadi pemimpin, dan juga banyak pria yang sukses di bidang fahsion.
>> Masih muda membuat malu berkarya? Justru harus bangga selagi muda bisa berbuat banyak hal, banyak yang meremehkan membuat peluang semakin terbuka lebar untuk menunjukkan kita bisa. Pasti kita menjadi berkat.
>>  Masalah finance yang paling sering dikeluhkan.. jadi masalah. membuat banyak yang memutuskan untuk berhenti. Hey guys, diluar sana tersedia ribuan beasiswa, lowongan pekerjaan. Munkin kit bisa melakukan salah satunya,kerja sambilan atau cari beasiswa. Pasti dapet kok kalau sungguh-sungguh mau berusaha dan ada kemauan serius.
   

Meski jalan kita belum kelihatan guys, diujung sana.. ntah masih jauh atau sudah dekat, percayalah bahwa ada suatu cahaya yang menunggu. Aku sedang menunggu dan berusaha, kamu juga.
Apabila kita berusaha untuk mencapai angka 100; kalaupun kita "gagal", kita masih bisa mencapai minimal angka 70. Sebaliknya, jika kita hanya berusaha untuk mencapai 50, ketika suksespun kita hanya mampu mencapai angka tersebut. Jadi, tidak ada salahnya memberi target tujuan untuk meraih sesuatu yang lebih besar, tinggi dan spektakuler. Gak perlu takut jatuh karena pasti bisa selalu bangkit asal ada kemauan.


"I'm a dreamer. I have to dream and reach for the stars, and if i miss a star then i grab a handful of clouds."
---- Mike Tyson.



Dream Catcher,
Maria Tantri.